Pesawaran (Duasisi.co.id ) : Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, M. Nasir, meminta Bupati Pesawaran Nanda Indira meninjau ulang rencana pembangunan Koperasi Merah Putih yang akan dibangun di Lapangan UPTD SDN 10 Tegineneng, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
Permintaan itu menyusul penolakan keras dari tokoh masyarakat dan warga Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, yang menyampaikan langsung aspirasi mereka ke kediaman Ketua DPD Partai NasDem, Selasa malam (13/1/2026).
“Sejumlah tokoh masyarakat dan warga datang langsung menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan koperasi di lapangan SDN 10 Tegineneng,” ujar M. Nasir.
Menurut Nasir, lokasi pembangunan koperasi di Kecamatan Tegineneng sebenarnya tidak hanya satu. Selain di Trimulyo, terdapat lokasi lain di Desa Rejo Agung dan Desa Kejadian. Karena itu, ia menilai penggunaan lahan sekolah tidak tepat.
“Saya minta Bupati meninjau ulang. Masih ada lokasi lain yang lebih layak. Jangan sampai fasilitas pendidikan dikorbankan,” tegasnya.
Penolakan juga datang dari wali murid. Keberatan tersebut bahkan telah disampaikan secara resmi kepada Bupati Pesawaran dan ditembuskan ke DPRD.
“Kami tidak ingin kegiatan belajar mengajar terganggu hanya karena pembangunan koperasi di lingkungan sekolah,” kata Nasir.
Sebanyak 42 warga Dusun Wonorejo menandatangani surat pernyataan penolakan. Dalam surat itu mereka menyatakan menolak keras rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di area lapangan SDN 10 Tegineneng.
Warga menyebut sedikitnya delapan alasan penolakan, di antaranya,lapangan merupakan fasilitas utama sekolah, ruang publik warga, berpotensi mengganggu kenyamanan belajar, serta membahayakan keamanan siswa karena keluar-masuk orang asing.
Selain itu, pembangunan koperasi dinilai akan menghambat pengembangan sekolah di masa depan, memicu masalah sanitasi dan sampah, serta menghilangkan ruang terbuka hijau dan nilai sosial masyarakat.
Warga menegaskan, jika koperasi tetap dibangun, seharusnya ditempatkan di lahan komersial yang sesuai peruntukan, bukan di lingkungan pendidikan.(*)




