Direktorat Konservasi Kementerian Pertanian Tinjau Sawah Terdampak Kekeringan di Pesawaran

oplus_1026

Pesawaran (Duasisi.co.id) : Direktorat Konservasi Kementerian Pertanian melakukan peninjauan langsung ke lahan persawahan yang mengalami kekeringan di Dusun Wonoharjo, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (3/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Direktorat Konservasi Kementerian Pertanian yang diwakili Parlin Parlindungan Silitonga didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Pesawaran, Rohim, untuk melihat langsung kondisi lahan yang terdampak kekeringan.

Parlin mengatakan, sebagai solusi jangka pendek pemerintah akan memberikan bantuan mesin pompa air guna mengaliri areal persawahan yang mengalami kekeringan sehingga kebutuhan air bagi tanaman padi dapat segera terpenuhi.

“Untuk solusi jangka pendek akan diberikan bantuan mesin pompa agar air dapat dialirkan ke lahan persawahan yang mengalami kekeringan,”ujarnya.

Sementara itu, untuk penanganan jangka menengah, Kementerian Pertanian berencana membangun sarana konservasi air berupa dam parit, mengingat lokasi tersebut memiliki potensi sumber air permukaan yang dapat dimanfaatkan.

“Kalau untuk jangka menengah, karena potensi sumber air permukaannya ada, maka akan dibangun konservasi berupa dam parit. Namun setiap kegiatan tetap harus memenuhi aturan teknis dan administrasi yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu syarat agar program tersebut dapat direalisasikan adalah lahan yang diusulkan harus masuk dalam kelompok tani yang aktif.

“Di lokasi ini memang sudah ada kelompok tani, namun lahan yang mengalami kekeringan belum masuk dalam kelompok tani yang eksis. Karena itu harus didaftarkan terlebih dahulu agar nantinya dapat diusulkan untuk pembangunan konservasi,” katanya.

Parlin juga menjelaskan bahwa berdasarkan petunjuk teknis (juknis) terbaru, Direktorat Konservasi Kementerian Pertanian tidak hanya fokus mendukung ketahanan pangan, tetapi juga pengembangan sektor hortikultura hingga perkebunan.

“Sesuai arahan Bapak Menteri, sebelumnya kami diminta mendukung ketahanan pangan. Sekarang kami juga diminta mendukung hortikultura bahkan sampai perkebunan.Jadi selama lahannya terdapat tanaman pangan maupun hortikultura,kami memiliki kewajiban untuk mendukung melalui program-program konservasi,”pungkasnya.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *