Pesawaran (Duasisi.co.id) : Menyikapi polemik yang terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pihak pengelola akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak terkait.
Sebelumnya,persoalan tersebut menuai perhatian publik dan mendapat respons serius dari Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, M. Nasir, bersama Komisi IV DPRD Pesawaran. Mereka turun langsung menemui dua murid penerima manfaat MBG serta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG MBG Trimulyo yang dikelola oleh Yayasan Garanta.
Perwakilan mitra SPPG MBG Desa Trimulyo, Dewi Ratih,dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar ke depan berjalan lebih baik.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas polemik yang terjadi. Ke depan, kami akan melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, serta terbuka menerima saran dan kritik dari siapa pun demi perbaikan program ini,” ujar Dewi Ratih.
Dewi juga menegaskan bahwa penyaluran MBG terhadap dua murid yang sebelumnya sempat dihentikan sementara kini telah kembali diberikan sebagaimana mestinya.
“Untuk kedua anak yang sempat mengalami penghentian sementara, per hari ini jatah MBG-nya sudah kembali kami distribusikan,”tambahnya.
Ia menegaskan tidak ada maksud lain selain menjalankan program pemerintah tersebut dengan sebaik-baiknya agar berjalan lancar dan tepat sasaran sesuai tujuan awal.
Dalam kesempatan tersebut, pihak nya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian Komisi IV DPRD Pesawaran terhadap dapur MBG Trimulyo.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan masukan dari Komisi IV DPRD Pesawaran. Saran dan kritik yang diberikan akan kami jadikan bahan evaluasi. Sekali lagi kami memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi akibat sikap kami,”tutupnya. (***)




