Pemkab Pesawaran Gelontorkan Rp 7 Miliar untuk Rehap Gedung DPRD,Warga Pertanyakan Prioritas Jalan Rusak

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit : foto soheh

Pesawaran (Duasisi.co.id ) : Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) mengalokasikan anggaran Rp 7 miliar dari APBD 2026 untuk merehabilitasi Gedung DPRD Pesawaran yang rusak akibat terjangan angin disertai hujan beberapa waktu lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit, mengatakan proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada Juni 2026 dan difokuskan pada dua item pekerjaan utama, yakni penggantian atap dan perbaikan ornamen gedung.

“Perbaikan Gedung DPRD itu rencananya tadinya akan menggunakan APBD-P 2025, tapi karena waktunya tidak cukup akhirnya mundur dan menggunakan APBD 2026,” ujar Davit saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/02/2026).

Ia menegaskan pengerjaan gedung dewan harus dilakukan secara maksimal karena menyangkut bangunan lembaga legislatif. “Proyek ini pembangunannya agak sedikit memakan waktu karena ini menyangkut gedung dewan, harus dikerjakan sebagus mungkin,”jelasnya.

Tak hanya rehabilitasi gedung dewan, Dinas PU-PR juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Gedung SPKP Polres, program TMMD serta pembangunan jalan kabupaten.

“Total anggaran untuk fisik tahun ini Rp 20 miliar dari APBD 2026.Rp7 miliar untuk rehap gedung dewan, Rp1 miliar untuk TMMD,pembangunan Gedung SPKP Polres dan sisanya untuk jalan. Untuk pembangunan jalan memang belum bisa kita cover semuanya karena anggaran sangat terbatas,”ungkap Davit.

Kebijakan anggaran tersebut memantik tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, hingga kini masih banyak ruas jalan kabupaten di berbagai kecamatan dalam kondisi rusak parah dan belum tersentuh perbaikan signifikan.

Sejumlah warga menilai,di tengah keterbatasan anggaran, seharusnya Pemerintah Kabupaten Pesawaran lebih memprioritaskan infrastruktur dasar yang langsung dirasakan masyarakat luas, terutama perbaikan jalan yang menjadi akses utama distribusi hasil pertanian, pendidikan, dan layanan kesehatan.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *