Pesawaran (Duasisi.co.id ) : Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rahmawati Herdian, kembali menggelar kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama masyarakat di Kabupaten Pesawaran,di Balai Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng,Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan wilayah Lampung,serta Ketua DPD Partai NasDem Pesawaran, M. Nasir.
Ketua DPD NasDem Pesawaran M. Nasir dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memahami program jaminan kesehatan yang diselenggarakan pemerintah.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih kepada Kak Rahmawati yang sudah hadir di tengah masyarakat. Semoga kehadiran beliau membawa manfaat untuk kemajuan desa kita,”ujar Nasir.
Ia juga menyebutkan bahwa Partai NasDem terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program, salah satunya pembangunan sumur bor untuk membantu kebutuhan air bersih warga.
“Program sumur bor ini merupakan arahan dari pusat, mulai dari tingkat DPW, DPD hingga DPC dan fraksi. Kami selalu berusaha bersama-sama masyarakat untuk memperjuangkan kebutuhan mereka,”tambahnya.
Nasir juga mendoakan agar Rahmawati Herdian selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Sementara itu,Rahmawati Herdian mengapresiasi dukungan yang diberikan pengurus Partai NasDem di Pesawaran. Ia menilai sinergi dengan pengurus daerah sangat penting untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih kepada Kak Nasir yang selalu mengajak saya untuk bersama-sama memikirkan kemajuan Pesawaran,”kata Rahmawati.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi JKN ini bertujuan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait layanan BPJS Kesehatan.
Rahmawati juga menyoroti keluhan masyarakat terkait status kepesertaan BPJS yang terkadang menjadi nonaktif. Ia mengatakan persoalan tersebut sering disampaikan warga di berbagai daerah.
“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Namun sering ada warga yang mengeluhkan BPJS mereka tiba-tiba nonaktif, sehingga menimbulkan kekhawatiran. Nanti hal-hal seperti ini bisa langsung ditanyakan kepada pihak BPJS,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keluhan terkait BPJS nonaktif bukan hanya terjadi di Pesawaran, melainkan juga ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penjelasan langsung dari pihak BPJS mengenai prosedur, hak, serta kewajiban sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional.(*)




