Pesawaran (Duasisi.co.id ) : Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai NasDem,Rahmawati Herdian menggelar kegiatan reses sekaligus silaturahmi bersama masyarakat di Dusun Talang Besar, Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD NasDem Pesawaran, M. Nasir,serta puluhan warga yang memanfaatkan momen reses untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Dalam pertemuan itu,warga berharap kehadiran Rahmawati dapat membawa perubahan bagi wilayah Tegineneng, terutama terkait berbagai program bantuan sosial dan layanan kesehatan.
Namun, forum reses tersebut justru dipenuhi keluhan masyarakat.Sejumlah warga mengungkapkan banyaknya kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak aktif, bahkan ada yang sudah didaftarkan sejak lama tetapi hingga kini belum juga aktif.
Tak hanya itu, warga juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai bermasalah. Mereka mengaku beberapa kali menerima makanan dengan kondisi tidak layak, bahkan diduga basi.
“Ada anak yang diberi makanan basah, sayurnya sudah basi.Padahal sekarang bulan puasa seharusnya diberikan makanan kering,” keluh salah satu warga.
Keluhan lain juga datang dari ibu hamil yang mengaku tidak pernah menerima bantuan MBG sejak masa kehamilan hingga melahirkan, meski mereka telah melapor kepada RT dan kepala dusun setempat.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Rahmawati langsung menghubungi Kepala KPPG Lampung, Ahmad Heri Setiawan melalui sambungan telepon di hadapan warga.
Ia meminta agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti, khususnya terkait kualitas makanan dan mekanisme penyaluran program MBG.
Rahmawati menegaskan bahwa pada bulan puasa, menu yang diberikan seharusnya berupa makanan kering, bukan makanan basah yang berpotensi cepat basi.
“Saya minta persoalan ini segera ditindaklanjuti dan pihak dapur ditegur. Program ini untuk masyarakat, jadi kualitas dan penyalurannya harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Selain persoalan bantuan sosial, warga juga mengusulkan pembangunan sumur bor untuk mengatasi keterbatasan air bersih di desa tersebut.
Menanggapi usulan tersebut, Rahmawati menyampaikan bahwa bantuan sumur bor akan diberikan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.
“Kita sudah menerima pengajuan. Nanti akan kita koordinasikan melalui Partai NasDem Pesawaran. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,”ujarnya.
Sementara itu, terkait keluhan kondisi jalan rusak di wilayah Tegineneng, Rahmawati menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
“Kami di DPR RI hanya bisa mengusulkan dan mendorong. Untuk pembangunan jalan itu kewenangannya pemerintah daerah,” jelasnya.
Terkait banyaknya BPJS PBI yang dinonaktifkan, Rahmawati mengatakan Komisi IX DPR RI telah membahas persoalan tersebut dalam rapat kerja.
“Kami di Komisi IX sudah membahas ini. Kami mendorong agar BPJS PBI yang tidak aktif bisa segera diaktifkan kembali. Kami minta masyarakat bersabar,”pintanya.(***)




