Pesawaran (Duasisi.co.id ) : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Kamis (9/4/2026).
Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga para camat se-Kabupaten Pesawaran.

Dari unsur legislatif, hadir Ketua DPRD Achmad Rico Julian, Wakil Ketua I M. Nasir, Wakil Ketua II Aria Guna, beserta anggota DPRD lainnya.
Rapat dipimpin oleh pimpinan sidang dan dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi LKPJ oleh masing-masing komisi DPRD. Dalam rekomendasi tersebut, DPRD memberikan sejumlah catatan strategis, kritik, saran, hingga evaluasi terhadap pelaksanaan pemerintahan daerah selama Tahun Anggaran 2025.

Bupati Nanda Indira dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan DPRD. Menurutnya, rekomendasi tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
“Rekomendasi yang disampaikan DPRD menjadi masukan strategis bagi kami dalam memperbaiki penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan, serta tugas umum pemerintahan ke depan,”ujar Nanda.

Ia menjelaskan, tema pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2025 difokuskan pada percepatan pemulihan ekonomi berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Pesawaran yang lebih maju dan produktif.
Sejumlah prioritas pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan investasi daerah, peningkatan tata kelola pemerintahan, hingga pengembangan desa mandiri berbasis potensi lokal.

Meski mengklaim berbagai program pembangunan telah berjalan dan menghasilkan sejumlah capaian serta penghargaan, Bupati Nanda Indira juga mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan selama tahun 2025.
“Kami menyadari masih ada berbagai kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan. Kritik dan saran konstruktif sangat kami harapkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah,”tambahnya.

Menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi bersama DPRD, perangkat daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan pihak swasta demi mendorong pembangunan yang lebih partisipatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.(ADV)




